Selasa, 12 November 2013
Jodohmu Sesuai Dengan Songpyeonmu
Tradisi mudik di hari besar Chuseok merupakan tradisi bagi orang Korea untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halamanya. Sebenarnya jarang-jarang saya bisa berkumpul bersama keluarga besar suami di Korea pada hari Chuseok. Karena jika libur lebih baik pulang ke Indonesia atau mendingan mendem di dalam rumah sambil makan dan nonton film-film kesukaan anak-anak. Tapi tahun ini ternyata keadaanya lain kami harus berada di Korea untuk waktu beberapa hari sampai hari Chuseok tiba.
Beberapa tahun tinggal di Korea dulu membuat saya tahu sedikit banyak tentang tradisi merayakan Chuseok. Pagi hari sebelum hari Chuseok biasanya banyak keluarga pergi kemakam keluarga untuk membersihkannya. Setelah bersih dari rumput-rumput liar maka di dekat makam dihidangkan beberapa makanan dan juga minuman mengunakan meja kecil.
Para keluarga bergiliran memberi penghormatan pada makam dan menuangkan minuman kedalam gelas kecil lalu menumpahkanya ke makam. Keluarga yang berziarah kemudian bersenda gurau di dekat makam sambil memakan-makanan yang dibawa. Tradisi ini mirip seperti di China.
Di rumahpun sebenarnya dipersiapkan altar untuk menghormati para leluhur keluarga yang sudah meninggal dunia. Penghormatan leluhur dimulai saat petang hari, setelah selesai maka sesajen yang dihidangkan tadi dimakan bersama keluarga.
Ada yang gak kalah uniknya merayakan hari Chuseok biasanya semua anggota keluarga akan membuat kue Songpyeon. Kue Songpyeon terbuat dari tepung beras dan diisi dengan berbagai kacang-kacangan yang dihaluskan kemudian setelah di bentuk kue nya maka di kukus. Saat membuat kue Songpyeon semua saling membantu mulai dari anak kecil sampai kakek dan nenek juga ikut membuat.
Nah bagi anggota keluarga yang masih lajang sebaiknya membentuk kue Songpyeon secantik mungkin karena dipercaya semakin cantik bentuk kue Songpyeon maka secantik itulah jodohnya. Boleh percaya boleh tidak mungkin ini seperti mitos.
Sumber : www.kompasiana.com/lakeisha
Langganan:
Postingan (Atom)
