Senin, 26 Agustus 2013

The Mitos Of Bunga Matahari




Seperti kebanyakan orang di Indonesia mempercayai mitos yang terkait dengan hal-hal tak masuk diakal. Namun sebenarnya keberadaan mitos bukan hanya ada di Indonesia saja, akan tetapi di Korea Selatan pun sama halnya dengan Indonesia. Seperti mitos  tentang asal-muasal bunga matahari berikut.
Sambil mendengarkan mitosnya, tak ada salahnya untuk belajar kosa kata bahasa Korea berikut artinya.



태양의 클리 (clytie) 아폴로 (apolon)는 사랑.
그러나 아폴로 클리블랜드 티를 사랑하지 않았다.
혼자 슬픈 올해는 희망을 보았다 그래서 클리블랜드 아무것도하지 않습니다.
마지막으로, 클리 얼굴 루트 브리지가되었다.해바라기입니다.
해바라기는 여전히 있기 때문에 클리 유지하는 차의 사랑


 Romanisasi :

keullitie ( clytie ) neun taeyanguisin apollon( apolon ) reul sarang haetda. Geureona apolloneun keullitie sarang haji anhatda. Keullitie neomu seulpeoseo amu geotdo meokji anko haeman barada boatda. Machimnae keullitieneun eolgureun kkochi doego, darineun ppuriga doeeotda. Haebaragiga doen geosida. Haebaragineun jigeumdo haega tteoseo jil ttaekkaji haeman baraboneunde, Igeoseun haebaragiga ajikdo keullitieui sarangeul ganjikhago itgi ttaemunida.

Arti :
Clytie mencintai dewa matahari Apolon, namun Apolon tidak mencintai Clytie .Karenanya Clytie sangat sedih dan tidak mau makan dan hanya melihat matahari saja. Akhirnya wajahnya Clytie menjadi bunga dan kakinya menjadi akar.  Jadilah dia bunga matahari .Inilah bunga matahari yang hingga kini  masih menyimpan cintanya Clytie .